• Sel. Feb 20th, 2024

Menjaga Barokah Puasa Ramadhan, Kajian Jelang Takjil Masjid At Taqwa Sidoharjo Bangunkerto

Takjil kembali digelar di masjid At Taqwa Sidoharjo Bangunkerto, Sleman, Yogyakarta pada Ramadhan 1443H setelah dua tahun berturut-turut sebelumnya sempat absen akibat pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah tahun 2022 ini semarak Ramadhan di masjid ini setelah sebelumnya sempat tidak digelar,” kata Sutrisno salah satu Takmir Masjid kepada kontributor pada Senin 18 April 2022.

Masjid yang sudah berusia sekitar 60 tahun dan juga berlokasi tepat di pinggir jalan Turi-Pakem Km 4 terlihat lebih semarak pada Ramadhan tahun ini dengan program rutin takjil atau buka bersama.

Sutrisno bersyukur tahun ini jamaah masjid kembali bisa merasakan nikmatnya berpuasa dan rangkaian ibadah lainnya secara bersama-sama. “Tentunya ini adalah nikmat Allah yang luar biasa,” lanjutnya.

Sambil menunggu waktu adzan, masjid juga turut mengadakan kajian singkat jelang berbuka puasa yang diikuti oleh seluruh jamaah dengan pembicara dari jamaah dan oleh jamaah secara bergilir sesuai dengan materi jadwal yang telah disusun takmir dan panitia remaja masjid .

Pada kesempatan Kajian Jelang Takjil di Hari Senin tersebut menghadirkan Ustadz Sumaryoto S.Ag  yang dalam materi kajian menyampaikan “bahwa memberi buka puasa bagi orang puasa, maka ia akan mendapatkan seperti pahala orang yang berpuasa, tanpa mengurangi pahala orang mengerjakan puasa sedikitpun. (H.R. Tirmizi)”.

Hadist lain menyebutkan”  Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata dengan baik atau diam, dan hormatilah tetanggamu serta  memuliakan tamunya”, hal ini harus selalu kita jaga  terutama di bulan Ramadhan ini agar kita mendapatkan barokah bulan ramadhan ini dan janganlah menjadi orang yang merugi atau bahkan dilaknat dan menjadi penghuni neraka karena tidak bisa menjaga lisan dan menyakiti tetangganya”.

Adapun takjil berasal dari jama’ah masjid dan juga warga yang secara sukarela menyediakan hidangan takjil sesuai jadwal yang telah disepakati sejumlah 80-100 paket takjil setiap harinya. Selain untuk jama’ah juga disediakan untuk musafir yang kebetulan ingin berbuka puasa bersama dengan harapan agar mendapat keberkahan di bulan suci Ramadhan ini.

Tarawih sudah dilakukan secara rapat namun tetap menerapkan prokes, tadarus dan diakhir Ramadhan dilakukan pengumpulan dan pembagian zakat fitrah. “Semoga Ramadhan kali ini menjadi momentum menuju kehidupan yang lebih baik,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan