• Ming. Jul 14th, 2024

Panitia  Pembangunan Masjid Al-Furqon Baru Donon Sumberarum Moyudan Audiensi ke Bupati

 Semangat beribadah sangat kental di kalangan Muslim di Dusun Donon adalah sebuah perkampungan masyarakat yang berada di Kalurahan Sumberarum Kapanewon Moyudan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dusun Donon terdiri dari 2 Rukun Warga (RW) dan 5 RukunTetangga (RT). Hingga saat ini penduduk muslim di dusun Donon berjumlah sekitar  138 KK dengan penduduk 372 orang.

Pada Kamis 12 Mei 2022 rombongan perwakilan Tim Pembangunan Masjid Al-Furqon Baru dengan didampingi Sadar Narima S.Ag, SH berkesempatan untuk audiensi dengan Ibu Bupati Sleman dalam rangka silaturahmi di bulan syawal dan terkait pembangunan Masjid Al-Furqon Baru Donon, rombongan menyampaikan proposal pembangunan dan semoga bisa dibantu pelaksanaannya, selain dengan menggali potensi dana dari masyarakat dan jama’ah.

Dalam kesempatan itu disampaikan betapa Masyarakat Dusun Donon sangat membutuhkan keberadaan masjid yang bisa menampung jamaah lebih banyak dikarenakan masjid yang ada sekarang kapasitasnya tidak bisa mencukupi jamaah masjid Al Furqon Donon. Masjid ini telah memiliki sejarah panjang yakni berdiri pada tahun 1970 an berawal dari seebuah langgar dan pada tahun 1980 an dilaksanakan pembangunan menjadi sebuah masjid yang berdiri sampai sekarangbernama Masjid Al Furqon yang berdiri diatas tanah waqaf Ibu Pami dan Ibu Ponijem seluas 172 m2dengan daya tampung 70 orang jamaah, itupun sampai serambi bagian luar, terlebih ketika ibadah sholat Jum’at,  kegiatan Ramadhan, pengajian jamaah  dan kegiatan besar lainnya.

Untuk itulah Takmir masjid Al Furqon berencana untuk memperluas masjid dan Alhamdulillah pada awal tahun 2022 ini adajamaah yang mewaqafkan tanahnya untuk pembangunan masjid baru dengan tanah seluas 671,4 m2 yang terdiridari 2 bidang tanah milik bapak Sarwidi seluas 249,2 mdan ibu Sugiyarti  seluas422,4 m2 yang dengan ikhlas mewaqafkan tanahnya untuk dibangun masjid.

Dengan bangunan satu lantai  seluas16,2 x 39,5 m2yang diperkirakan mampu menampung  300 jamaah, terdiri dari 3 bangunan utama yaitu bangunan masjid, tempat wudhu dan  kantor secretariat dilengkapi dengan ruang sound dan marbot, fasilitas pendidikan dan perpustakaan, pantry, selasar, serta lapangan parkir serta didesain menjadi masjid ramah anak dan ramah disabilitas dan diperkirakan membutuhkan biaya kurang lebih  Rp2.209.942.550.

Menurut Ketua panitia pembangunan Difa Nuari Sapta dan SekertarisBp Rizal Syafi’i “ masjid ini Insha Allah selain sebagai sarana ibadah juga dimanfaatkan secara optimal untuk berbagai kegiatan ibadah, pendidikan dan pelatihan serta dakwah keislaman”.

Liputan Harjito Sangaji

Editor Arief Hartanto

Tinggalkan Balasan