• Sel. Feb 20th, 2024

Pokok Pikiran Pengolahan Tanaman Pangan dan Pemasaran dari Raudi Akmal Untuk KWT Surya Asri Sidoharjo Turi,  Upaya Berdayakan Perempuan

Turi, Buletinsleman.Com

Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DPPP) Kabupaten Sleman bekerjasama dengan Anggota DPRD KAbupaten Sleman dr. Radui Akmal melalui program pokok pikirannya guna meningkatkan pendapatan masyarakat Sleman pada Senin-Rabu 5-7 Februari menggelar bimtek pengolahan dan pemasaran produk makanan yang berlangsung di rumah keluarga Ibu Hastim RT 06 Sidoharjo Kendal Bangunkerto Turi Sleman.

25 Peserta KWT ( Kelompok Wanita Tani ) Surya Asri Sidoharjo mengikuti pelatihan selama tiga hari dengan pendamping Rofi Ahmad Khairudin Asrofi dari DPPP, dan  Petugas Penyuluh Lapangan Pertanian Ananta.

Pada hari pertama setelah pembukaan dilanjutkan penyampaian SEJUMLAH materi bimbingan diantaranya mengajukan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Pemasaran digital untuk pemula Bersama Kampus UMKM Shopee, Branding kemasan dalam meningkatkan penjualan Brand Boss san Foto Produk Menarik Konsumen dari Sibakul Jogja.

Hari kedua dengan materi kebijakan pengolahan dsn pemasaran hasil pertanian TP di Sleman Bersama Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Sleman  serta Materi Kebijakan pokok-pokok Pikiran Dewan tentang Prospek pengembangan olahan komoditas tanaman pangan di Kalurahan / Kapanewon yang disampaikan dr. Raudi Akmal Anggota DPRD Sleman dapil Turi, Tempel, Sleman sekaligus pengusul Pokir kegiatan ini.

Raudi berharap “ dari pokok pikiran yang kami kawal ini semoga ibu-ibu mendapatkan ilmu dan wawasan baru tentang pengolahan pangan dari Dinas Pertanian Sleman kali ini dan bisa meningkatkan pengolahan produk tanaman pangan  dan aspek pendukungnya untuk bisa dikembangkan dan dipasarkan secara lebih luas dan menambah ketahanan ekonomi keluarga para perempuan berdaya di Sidoharjo”.

Ahmad Khairudin Asrofi dari Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman selain aspek teori marketing dan dua hari dilanjutkan teori dan praktek pengolahan dari Sekolah Tinggi Pariwisata Ampta Yogyakarta.

Dengan bahan baku dari singkong, kacang tanah, pisang, pepaya dan tempe untuk 10 resep yang akan dipraktekkan berupa olahan kering dan olahan basah olahan kering seperti kripik tempe kemudian olahan basah seperti apa banana cake, kue lumpur, enting-enting, kue moci dll.

Nur Aini K salah satu peserta menyampaikan bahwa “ program dari Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan ini memperluas wawasan ibu-ibu dimana rata-rata masih awam dengan bisnis online, masih minim tentang  fotografi  atau mendesign kemasan dengan pelatiahan ini sekarang jadi tahu”. Disini juga narasumber tidak semata menjelaskan teori, tapi membawa contoh, mempraktekan cara-caranya.

Dukuh Kendal Agus Dwi Subekti dan Sutrisno RT 06 “ terima kasih kepada dokter Raudi yang salah satu pokok pikiran yang telah digelar di padukuhan kami dan semoga pelatihan ini ibu-ibu peserta nantinya bisa mengembangkan dan bisa meningkatkan kesejahteraan,”

 288 total views,  4 views today

Tinggalkan Balasan