Tempel, Buletinsleman.Com
Keluarga Trah Mbah Mangun Pawiro mengadakan pertemuan rutin yang dihadiri oleh anggota keluarga di rumah Yoni Nur Adi Susanto, S.Pd, di Domban, Mororejo, Tempel, Sleman. Acara yang berlangsung pada hari Ahad Pahing 3 Agustus 2025 dihadiri oleh puluhan anggota keluarga yang datang dari berbagai daerah.
Dalam sambutannya, Yoni Nur Adi Susanto selaku tuan rumah mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran para anggota keluarga. “Sugeng rawuh para anggota trah Mangun Pawiro. Terima kasih atas hadirnya, semoga silaturahmi ini jadi amal soleh,” ujarnya .
Acara dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Suwadi SPd. Salah satu sesepuh trah dari Kandangan Seyegan yang mendoakan segenap keluarga almarhum Mbah Mangun Pawiro. Dalam doanya, Suwadi mengingatkan pentingnya menjaga hubungan baik antar anggota keluarga dan selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT.
Setelah doa, Suwadi memberikan pengajian yang mengangkat tema tentang penciptaan manusia dan tanggung jawabnya sebagai makhluk yang diciptakan oleh Allah. Ia mengutip Surat Az-Zariyat Ayat 56, “Dan Aku (Allah) tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.” Suwadi menekankan pentingnya untuk tidak merasa sombong dan selalu berdoa serta meminta kepada Allah.
“Al-Qur’an adalah kitab yang hebat bagi mereka yang mau membaca dan mengamalkannya. Mari kita biasakan untuk membaca Al-Qur’an setiap hari di rumah agar hidup kita lebih tenteram dan tenang,” imbuh Suwadi. Pesan ini disambut baik oleh para anggota keluarga yang hadir, yang merasa terinspirasi untuk lebih mendekatkan diri kepada ajaran agama.
Acara ini juga menjadi momentum untuk merayakan kemerdekaan Indonesia yang ke-80. Suwadi mengajak semua anggota keluarga untuk mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif yang bermanfaat. “Kita sambut arti kemerdekaan 80 tahun ini dengan kesyukuran dan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai wadah untuk berbagi ilmu dan pengalaman antar anggota keluarga. Banyak dari mereka yang mengungkapkan harapan agar pertemuan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin, sehingga tali persaudaraan di antara anggota keluarga semakin erat.
Kegiatan ini diakhiri dengan arisan sebagai sarana untuk mempererat hubungan antar
anggota keluarga.
1,464 total views, 1 views today
